Jangan pernah mengabaikan seseorang yang mencintai dan menyayangimu, karena suatu hari kau akan menyadari bahwa telah kehilangan Sang Bulan saat menghitung bintang-bintang.
Aku tidak pernah berniat mengabaikan, dan aku juga tau dia pun bukan berniat mengabaikan..mari berkhusnudzon mungkin dia menjaga jarak karena Allah.
Aku pun tak mengapa, meski terkadang aku ingin seperti yang lain.. Maklumlah aku manusia yang masih sering terombang ambing keimanannya.
Dari pada aku memilih bintang-bintang karena mungkin benar banyak yang lebih baik dari dia tapi aku lebih memilih rembulan itu..
Aku tau kalau aku mendekati bulan aku tidak akan menemukan kesempurnaan. Karena jika dari dekat bulan tidak seindah apa yang terlihat.
Tapi di dunia ini apasih yang sempurna. Aku juga bukan manusia baik-baik. Jauh dari kata sempurna. Lantas mengapa aku harus mencari bintang-bintang yang terlihat indah jika aku sudah menemukan rembulan ku.
Hanya saja aku lupa.. Bulan itu cahayanya untuk menyinari alam di muka bumi ini..
Begitu juga dia, aku mungkin menyayanginya namun di luar sana banyak juga orang yang menyayanginya. Bukan aku menyerah, aku tidak pernah menyerah mendoakan nya. Mungkin sekarang aku malah tergolong pasrah.
Karena rembulan itu ciptaan. Dan sang pencipta paling tau yang terbaik untuk rembulan menyinari bumi di belahan mana.
Dan aku tidak ingin menjadi awan yang menghalangi cahaya rembulan…
Tidak ada komentar:
Posting Komentar