LOVE YOURSELF

Cinta tidak bisa dipaksakan. Contoh yang paling sederhana adalah kamu bebas memilih untuk mencintai dirimu sendiri atau tidak sama sekali. Tidak baik memaksakan sesuatu yang bukan untukmu, lebih baik ikhlas dari pada bertahan pada mereka yang tidak mengerti siapa dirimu sebenarnya. Terkadang mereka yang mengerti dirimu lebih mencintaimu dibandingkan mereka yang mencintaimu tapi tidak mengerti dirimu. Akan ada saat dimana ketidak hadiranmu akan terasa dan akan menyadarkan mereka betapa pentingnya kamu saat mereka selalu dekat denganmu. Mereka semua hanyalah manusia yang numpang lewat dalam hidupmu, bukan jahat tapi memang sudah seperti itu jalan mereka. Ketika orang buta bisa melihat untuk pertama kali nya, maka yang mereka buang pertama kali adalah tongkat yang membantunya berjalan.

Kamu harus berhenti menghancurkan hatimu sendiri untuk memaksa hubunganmu harus berhasil jika dari awal memang tidak ada niat  bersama untuk berhasilnya suatu jalinan hubungan yang kuat. Kamu tidak bisa memaksa mereka untuk benar-benar peduli padamu, tidak bisa memaksa mereka untuk hanya setia kepadamu dan kamu jangan membuat janji hanya ketika kamu sedang senang, pikir kembali. 

Dalam persepsi spiritual bahwa ada jiwa yang datang ke dalam hidupmu karena memiliki Tautan Karma yang tidak dimaksudkan untuk bertahan selamanya bersama denganmu. Kamu pasti akan berpisah jika kewajiban karmamu telah terselesaikan. Akan ada saja pemantiknya untuk memisahkanmu dengan mereka. Kamu harus faham bahwa segala sesuatu yang kamu lakukan untuk menunjukkan Cintamu harus kamu lakukan dengan hati-hati, jangan sampai kehilangan jati dirimu dengan mencoba memperbaiki apa yang seharusnya memang tidak pernah ada dalam dirimu.    

Kamu tidak bisa mendapatkan hubungan yang kamu butuhkan dari mereka yang tidak siap membalas cinta yang kamu berikan pada mereka. Lihatlah balasan apa yang mereka bisa berikan padamu untuk pengorbananmu. Kamu harus memahami dan harus bisa menerima jika memang mereka bukanlah orang yang akan bersamamu selamanya walau kamu menangis setiap hari, sejak pagi hingga tertidur di malam hari, tidak ada gunanya, karena takdirnya bukan begitu.

Satu hal yang telah saya amati dan saya pelajari sejauh ini adalah, saya melihat dan banyak menemukan kebahagiaan dari orang-orang yang memilih menjadi Jomblo atau Single Parent, jadi akan lebih baik sendiri daripada menjalin hubungan dengan mereka yang tidak memberikan nilai tambah dan tidak membuat hidupmu menjadi lebih nyaman dan aman. Perbanyaklah belajar bukan hanya dari apa yang pernah kamu alami tapi belajarlah juga dari semua yang pernah kamu lihat dan dengar. 

Berhati-hatilah memilih siapa yang akan kau ajak serumah, jangan sampai kau hidup didalam rumah bagai penjara terburuk tanpa kedamaian. Sebab banyak yang menikah bukan kebahagiaan yang didapat justru kesengsaraan yang didapat. Masih banyak ibadah lain untuk bisa menggapai surga, bukan hanya menikah saja. 

Hidup di bumi adalah untuk mencari kenyamanan, bukan mencari masalah dan mencari ketidak harmonisan, bukan mencari impresi dari pandangan masyarakat umum, bahkan dari keluarga besarmu tentang dirimu.  Mereka hanyalah penonton.

Cinta itu tanpa syarat dan tanpa tapi, kamu harus bisa menerima seluruh sisi baik dan buruknya masing-masing, bersama-sama belajar dan tumbuh untuk menghilangkan sisi buruk masing-masing sampai yang tersisa hanyalah baik nya saja hingga akhir hayat, karena itulah arti cinta yang sesungguhnya. Bagaikan cinta Tuhan kepada hamba nya yang akan tetap mencintaimu bagaimanapun dirimu, jika kamu tidak seperti itu yang mencintai dengan jiwamu berarti kamu masih belajar untuk mencinta dan belum mencintai seutuhnya. 

Kamu punya kemampuan untuk menghancurkan orang yang menyakitimu, tapi kamu lebih memilih diam dan pergi membiarkan hidupnya tenang.

Selamat hening dan merenung untuk memerdekakan jiwamu menjalani hubungan cinta yang nyaman di bumi surgawi ini dan cintailah apa yang pantas kau cintai, seperti dirimu sendiri.

PULANG

Semua manusia dalam hidupmu akan pergi, entah karena waktu, takdir atau kamu yang sudah tak lagi berarti untuk mereka, maka belajar kuat diatas kaki sendiri itu perlu..

Aku sempat kehilangan akal sehat, semoga kita semua dianugerahkan pemahaman tentang rasa syukur dan malu, diampuni segala sesalnya dan tidak dibiarkan untuk merasakan kepedihan serta luka yang mendalam..

Jangan merasa paling tersakiti, kadang kamu juga luka bagi orang lain dan itu mungkin adalah balasan atas segala kesalahan kamu..

Jangan menyalahkan orang lain, jangan mengungkit pengorbanan, jangan melibatkan orang lain dalam masalahmu dan jangan mempengaruhi orang lain untuk ambisimu semata..

Berpuasa lebih dari 13 jam dan kenyang hanya dalam hitungan menit adalah contoh nyata betapa singkatnya kenikmatan duniawi..


Entah baju baru atau kain kafan yang akan lebih dulu aku kenakan, jika maut yang lebih dulu menjemputku, maafkan segala khilaf dan salahku, dan tutup semua aibku yang kamu tahu wahai sahabat-sahabatku..


Jika suatu saat, ada siapapun yang bercerita tentang buruknya diriku, dengarkan saja.. mau percaya pun silahkan, karena aku tak pernah mengaku diriku ini orang baik..


Benar, aku ini memang sesat, maka dari itu aku diwajibkan agar selalu membaca “Tunjukkanlah aku jalan yang lurus” setiap hari sebanyak 17x dalam sehari.


Sering aku malu dengan isi postinganku sendiri, seolah-olah diriku ini seorang ahli agama, padahal aku hanyalah seorang pendosa yang sedang berjuang memperbaiki diri, aku bersyukur Allah menutupi aibku, dibalik itu semua ada imanku yang masih naik turun.. aku hanya mencoba mengingatkan terlepas dari siapakah diriku sebenarnya..


Dan pada akhirnya semua manusia akan “Pulang” dimana senyum bahagia dan air mata derita akan terlepas... yang ada hanyalah keikhlasan untuk rela meninggalkan kefanaan menuju keabadian (Rumah yang sesungguhnya) tempat kita berasal.


"Tempatmu di sini. Selamat datang di rumah."

"Selamat datang. Masuklah dengan hati yang gembira.”

NASIHAT

Mereka yang menasihati mu bukan berarti mereka lebih pintar, bijak ataupun lebih baik, kebanyakan dari mereka sudah melalui apa yang sedang kamu alami, jadi cobalah dengarkan saja nasihatnya.

Jangan hanya belajar dari pengalaman hidup yang kamu alami, tapi cobalah belajar dari setiap orang-orang yang kamu temui, lihatlah dunia lebih luas lagi. 

Ingat, ketika ada seseorang yang dinilai buruk sedang menasihati mu, itu berarti dia sudah belajar dari pengalaman hidupnya, baik manis dan pahitnya, dia hanya ingin membantu agar tidak ada orang lain lagi yang sama sepertinya dalam mengambil keputusan dihidupnya.

Bagaimanapun bentuk seseorang yang menasihatimu itu tidak penting, yang terpenting adalah isi dari nasihatnya, karena siapapun boleh memberikan nasihat. 

🤍

Alhamdulillah…

Ya Allah, hamba ucapkan rasa syukur yang tak terhingga kepada-Mu, Ya Allah. Jadikanlah hamba orang yang bukan hanya berdoa ketika terjatuh & terluka, tetapi juga orang yang akan selalu bersama-Mu saat sedang bahagia. 


Ya Allah, aku ingin mengucapkan terima kasih kepada-Mu atas kesempatan untukku melihat dunia yang indah ini lebih lama.


Ya Allah, aku berterima kasih dan bersyukur kepada-Mu sebab telah diberi tempat yang indah di sekeliling orang-orang yang menyayangi dan mendukung diriku.


Ya Allah, aku bersyukur karena telah memberiku begitu banyak anugerah. Semuanya terbukti dari banyaknya kesempatan berbuat baik yang datang berkali-kali kepadaku. 

Ya Allah, Terima kasih, Engkau masih membangunkanku pagi ini. Terima kasih atas napas dan udara yang masih bisa kuhirup, terima kasih untuk semuanya. 

Ya Allah, Apa pun yang Engkau berikan kepadaku, itu adalah yang terbaik. Jika bukan untuk hari ini, aku yakin pasti untuk masa yang akan datang.


Ya Allah, terima kasih atas nikmat-Mu hari ini. Jadikanlah hamba selalu berada di antara orang-orang yang bersyukur kepada-Mu dalam situasi apa pun dan di mana pun. 

Ya Allah, jadikanlah hamba seseorang yang ikhlas dan selalu bersyukur atas semua yang telah Engkau berikan dan jauhkanlah hati hamba dari rasa iri dan dengki. 

Ya Allah, terima kasih atas segala nikmat yang masih Engkau berikan hingga saat ini. Semoga aku tak pernah lupa untuk senantiasa mensyukurinya. Jadikanlah aku orang yang setia dan tidak ingkar maupun berkhianat.


Pada-Mu Ya Allah, Tuhanku pemilik alam semesta Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang… penuhilah hatiku ini dengan cinta hanya pada-Mu sampai tak ada lagi ruang yang tersisa untuk apapun.. tenggelamkanlah aku ke dalam cinta-Mu sedalam-dalamnya.. hanya Engkau yang paling mengetahui, tidak pernah sama sekali aku beribadah untuk dilihat oleh makhluk-Mu.. aku selalu menyembunyikannya…


Ya Allah, Terima Kasih…

MANUSIA & ILUSI

“RAHASIA MANUSIA & DUNIA ILUSI MASA KINI”


Tidak ada lagi yang namanya cinta, tidak ada lagi kasih sayang, tidak ada lagi pengorbanan, tidak ada lagi ketulusan, semua tergantung keperluan & kebutuhan.


Wanita tertarik dengan pengalaman, sedangkan pria tertarik dengan kepolosan.


Itulah sebabnya pria yang jauh lebih tua dapat menarik wanita yang lebih muda, dan wanita yang jauh lebih muda bisa menarik pria yang lebih tua.


Seorang wanita siap menikah dengan pria jelek, asal pria jelek itu memiliki masa depan yang terjamin.


Sedangkan pria kaya takkan tertarik mendekati wanita jelek karna diapun sama jeleknya. Karna wanita mengejar kebutuhan sedangkan pria mengejar kepuasan.


INILAH FAKTANYA ZAMAN SEKARANG


Angka pernikahan semakin menurun dan banyaknya wanita yang masih muda jadi janda karna waktu gadis, jadi incaran pria tampan bukan mapan.


Zaman inilah zaman terbodoh, SILAHKAN BANTAH. Banyak pria baik memilih tidak menikah karna standar wanita zaman sekarang berbeda jauh.


Dan wanita terlalu banyak kriteria, sehingga tertipu dengan matanya sendiri. Ada nasihat yang mengatakan, "Kalau ingin dapat lelaki yang baik maka tutup kedua matamu".


Ubahlah mindset kalian, jadilah wanita yang baik dan laki-laki bekerja keraslah.


Menikahlah dengan wanita yang ingin menjadi istrimu, bukan dengan wanita yang mencari suami.


Menikahlah dengan pria yang ingin menjadi suami kamu, dan jangan menikah dengan pria yang mencari istri.


Seorang pria yang menikah semata karna ingin menjadi suami kamu dan atau wanita yang menikah semata karna ingin menjadi istrimu kelak akan melahirkan keluarga yang sakinah (tentram).


Sedangkan mawadah (cinta berwujud saling memberi) adalah hasil dari sakinah itu sendiri.


Jika keluargamu sudah sakinah, maka Tuhan akan memberikanmu imbalan berupa mawadah dan begitu seterusnya sampai warohmah (saling menerima kekurangan masing-masing).


Rawatlah kebunmu sebaik mungkin dan buatlah masakan ternikmat yang kita bisa, selamat mencoba & semoga menikmatinya.

IKHLAS

Ikhlas pada apa yang telah terjadi, ikhlas menerima dengan apa yang ditakdirkan Allah, dan mengikhlaskan hal-hal yang tidak bisa di ubah. Manusia merencanakan, namun Allah yang nenentukan. Begitulah aturan yang tak terbantahkan.

Ucapan adalah doa, ucapin ini tiap hari ya :

Aku sehat.

Aku bahagia.

Aku berharga.

Aku tenang.

Aku ikhlas.

Aku percaya rezekiku lancar terus.

Aku selalu ceria.

Aku menerima banyak cinta.

Aku menerima banyak kasih sayang.

Aku dikelilingi orang baik.

Aku dikelilingi orang tulus.

Aku dikelilingi orang hebat.

Banyak hal-hal baik yang datang di hidupku.

Hidupku insyaAllah berkah.

Terima kasih ya Allah, terima kasih diri sendiri dan terima kasih kalian semua.

Semoga hidupku bermanfaat untuk banyak orang…

SEMOGA

Semoga kita cukup sadar dan sabar di perjalanan dunia ini. Sadar bahwa berpikir kritis, mempertanyakan ulang sebuah makna, bertanya sesuatu yg tabu dan merasa terasingkan adalah bagian dari perjalanan. Sabar bahwa mengurai, mengumpulkan dan menjahit puzzle informasi dan puzzle kesadaran pun butuh waktu (mungkin juga butuh bantuan dari mereka yg kita percaya bisa membantu karena telah "bangun” lebih awal).

Tantangan akan selalu datang silih berganti, tergantung apa kacamata yg kita pakai? Dari sudut mana kita melihat? Langkah apa yg akan kita ambil untuk bergerak ke tahap selanjutnya? Karena kita tidak mungkin diam di 1 titik, perubahan dan pergerakan adalah fitrahnya zaman

Semoga kamu cukup mengenal dirimu sendiri dengan baik, cukup amanah menjalani peranmu sesuai janji lahir jiwamu di Bumi dan cukup bijaksana menjadi pelaku sekaligus pejalan di hamparan Alam Semesta yg serba sementara ini (Kecuali dirimu, kamu adalah abadi karena kamu makhluk energi. Yg mana energi tidak bisa musnah, ia hanya pindah posisi/pindah dimensi/pindah bentuk).

Tidak menyenangkan jika :

Kita jadi orang yg gak sadar atas perjalanan kita sendiri, gak sadar atas apa yg kita lakukan, gak sadar dimana titik kita berdiri saat ini, gak sadar atas tujuan gerak kita sendiri.

Kita jadi orang yg gak sabar atas proses perjalanan kita sendiri. Apa aja prosesnva? Yaitu, mengurai kembali tiap informasi yg kita terima sebelumnya, mempertanyakan ulang, mengumpulkan informasi dari berbagai sumber, memaknai kembali dengan kesadaran & pemahaman kita saat ini. Yg mana, tiap sudut pandang bisa jadi ada bumbu emosi. Kebenaran yg sesungguhnya makin tercemar, sadar bahwa sudut pandang ini telah tercemar karena membawa ketidak berdayaan di aspek kehidupan kita sehari-hari.

Jika hal itu sedang kita alami, aku mau kasih pesan lagi (untuk diriku sendiri yg utama) yaitu : 

"Ambillah keputusan untuk Sadar dengan Sabar. Karena kalo Sadar belum tentu Sabar di prosesnya yg memiliki tahapan demi tahapan itu. Dan kalo hanya Sabar, kemungkinan terus berkutat di pola yg stagnan."

Selamat melanjutkan perjalanan 🤍

EMOSI

Emosi hadir karena ingin memberi informasi dan sebagai cara jiwa berkomunikasi pada diri kita. Ketika emosi itu datang, Jangan buru-buru dialihkan, tetapi terima kehadirannya dan dengarkan apa yang ingin disampaikan.

Ambil waktu untuk merenung, lalu tanyakan :

Apa yg dirasakan?

Apa penyebabnya?

Mengapa merasakannya?

Sejak kapan merasakannya?

Apa yg saya butuhkan?

Apa yg hati saya inginkan?

Dari siapa perasaan ini muncul? Apa yg bisa saya lakukan untuk membuat keadaan menjadi lebih baik?

Bisa ditanyakan saat sedang meditasi ataupun journaling. Jawab dengan jujur, tanpa dihakimi apapun.

Tugas kita hanya :

Rasakan, Akui, Sadari, Pahami.

Karena dengan begitu, kita akan mendapatkan informasi yang membawa solusi dan kita butuhkan.

Gimana dengan jalan-jalan? Makan-makan? Belanja? Atau melakukan sesuatu yg membuat kita happy saat lagi merasakan emosi sedih? Apa itu salah?

Ngga salah,

Selama kita mendahulukan kebutuhan/hak batin kita. Apa haknya? Di akui, di dengarkan, di rasakan, di sadari, di pahami.

Karena selama haknya belum terpenuhi, maka ia akan terus memanggil kita sampai kebutuhannya terselesaikan.

Jadi wajar, kenapa setelah jalan-jalan/ belanja, dll nya selesai perasaan sedihnya tetep ada, belum hilang dan masih terasa.

Semakin kita sering mengalihkan emosi, maka semakin menumpuk pula emosi tersebut. Semakin menumpuk emosi, maka semakin berat batin kita.

Tanda batin yg mempunyai emosi bertumpuk adalah saat fisik kita sering sakit. Maka sadari, adakah sakit di badan yg menetap? Berobat kemanapun belum sembuh, minum obat apapun ngga berpengaruh.

Beban batin tadi, lama-lama akan pindah kalo udah full kapasitasnya. Pindahnya kemana? Ke badan.

Jika penyakit sekalipun hadir karena cinta atau sebagai bentuk sayangnya jiwa pada raga, yg ingin memberi kita informasi bahwa ada haknya yg belum terpenuhi,

Bukankah penyembuhan, keselarasan/keseimbangan jiwa, pikiran dan badan diawali dari mendengarkan emosi?

Sudahkah kamu menjadi pendengar yang baik untuk dirimu sendiri?

Sudahkah kamu menjadi sahabat yang baik untuk dirimu sendiri?

Ingat “Dari pikiran jadi Badan"

Apakah mengakui emosi yg kita rasakan harus selalu disampaikan kepada orang yg menjadi penyebabnya?

Ngga harus selalu,

Karena kadang yg menurut kita masalah, belum tentu jadi masalah buat orang tsb.

Bisa jadi, diri kita masih punya luka lama yg belum tuntas dan kebawa tanpa sadar di situasi yg sebenernya berbeda dan gaada sangkut pautnya sama sekali dengan situasi kita saat ini. Cuma, karena ada pemicunya jadilah kita ketrigger sama emosi di masa lalu. “Thats why, healing is important thing.”

Jadi solusinya liat keadaan dulu, mau disampaikan atau ngga ke orang yg jadi penyebab emosi kita muncul. Tapi yang paling utama buatku adalah di tulis aja dulu, di journal, ungkapin semua rasa itu sebebas-bebasnya tanpa dihakimi sama sekali.

Urusan di ungkapin atau ngga nya ke orang yg bersangkutan, itu nanti. Yang penting di journal dulu, tuntasin emosi kita dulu. Langsung tangkap emosi yg kita rasakan dan luangin waktu untuk selftalk.

Setelah kebutuhan batin kita selesai, maka sudut pandang kita menjadi lebih luas, kacamata kita menjadi lebih bersih dan kita akan tau keputusan apa yg baiknya kita ambil.

Urusan emosi, hanya bisa kita hadapi sendiri. Oranglain hanya menjadi pemandu dan diri kitalah yg menjadi penentu.

Semakin sering kita mendengarkan emosi kita,
Semakin mahir kita mengenalinya.
Semakin mahir kita menghadapinya.
Semakin kenal kita dengan diri sendiri.
Semakin kita kenal dengan diri sendiri, maka kita akan semakin kenal juga dengan oranglain.

Kita akan tau apa yg kita suka dan tidak. Kita akan tau apa yg membuat kita merasa hidup, bahagia, tenang, damai, penuh cinta. Kita akan tau bagaimana cara memperlakukan diri sendiri dan oranglain dengan baik. Kita akan tau bagaimana cara menunjukan rasa cinta kita pada diri sendiri dan oranglain.

Jika kamu memperbaiki 10 orang, maka kamu tidak akan memperbaiki siapapun. Tetapi jika kamu memperbaiki dirimu, maka kamu akan memperbaiki dirimu dan 10 orang lainnya juga… 

JANGAN

Ya Allah, seburuk apapun diriku, tolong jangan libatkan keluargaku dalam dosaku, tapi untuk sekecil apapun kebaikanku, berilah juga mereka pahalanya…

Ya Allah, jangan jadikan hambaMu ini biang penyakit untuk siapapun, dan jangan jadikan aku sebagai beban hidup dihati siapapun, dan jangan jadikan diriku penyebab orang lain menangis, jadikanlah diriku Ya Allah seperti awan teduh yang lewat untuk menurunkan hujan, setelah menyirami air hujan yang mendinginkan, lantas ia pun pergi…

Karena Engkau mengetahui rahasia dan apapun yang tersembunyi, Ya Allah aku titipkan kepadaMu segala urusanku, maka jadikanlah sebaik-baik yang Engkau kehendaki, dan jadikan aku Ya Allah dari orang-orang yang Engkau pandang dan kasihani, dan dengarkan doa-doaku, dan kabulkanlah…

CAHAYA

Jangan pernah mengabaikan seseorang yang mencintai dan menyayangimu, karena suatu hari kau akan menyadari bahwa telah kehilangan Sang Bulan saat menghitung bintang-bintang. 

Aku tidak pernah berniat mengabaikan, dan aku juga tau dia pun bukan berniat mengabaikan..mari berkhusnudzon mungkin dia menjaga jarak karena Allah.

Aku pun tak mengapa, meski terkadang aku ingin seperti yang lain.. Maklumlah aku manusia yang masih sering terombang ambing keimanannya.

Dari pada aku memilih bintang-bintang karena mungkin benar banyak yang lebih baik dari dia tapi aku lebih memilih rembulan itu..

Aku tau kalau aku mendekati bulan aku tidak akan menemukan kesempurnaan. Karena jika dari dekat bulan tidak seindah apa yang terlihat.

Tapi di dunia ini apasih yang sempurna. Aku juga bukan manusia baik-baik. Jauh dari kata sempurna. Lantas mengapa aku harus mencari bintang-bintang yang terlihat indah jika aku sudah menemukan rembulan ku.

Hanya saja aku lupa.. Bulan itu cahayanya untuk menyinari alam di muka bumi ini..

Begitu juga dia, aku mungkin menyayanginya namun di luar sana banyak juga orang yang menyayanginya. Bukan aku menyerah, aku tidak pernah menyerah mendoakan nya. Mungkin sekarang aku malah tergolong pasrah.

Karena rembulan itu ciptaan. Dan sang pencipta paling tau yang terbaik untuk rembulan menyinari bumi di belahan mana.

Dan aku tidak ingin menjadi awan yang menghalangi cahaya rembulan…

MEMAHAMI

Penting bagi kita untuk memahami, kapan melihat sesuatu dari jarak dekat dan kapan melihat sesuatu dari jarak jauh. Kapan menggunakan logika dan kapan menggunakan perasaan. Penting untuk mengenal dan memahami setiap informasi tentang diri kita sendiri karena dari sana kita bisa lebih mahir dalam mengendarai diri kita sendiri.

Ada kehidupan lain selain kehidupan kita, ada sudut pandang lain selain sudut pandang kita. Zoom in untuk croscek tiap detailnya, Zoom Out untuk mengambil kesimpulan/mengekstrak/merangkum. Dan jangan lupakan ada peran dari Yg Maha Berkehendak disetiap proses awal hingga akhir. 

Tetap Open Mind atas segala kemungkinan yg terjadi setelahnya. Karena hanya Tuhan semesta alam (Allah SWT) sebagai penentu dari segala nya. Sama juga seperti Self Healing, pahami kapan perlu Zoom In dan Zoom Out atas emosi lampau yg hadir, seberapa tinggi intensitasnya? Kombinasikan kesadaran lampau dgn kesadaran masa sekarang.

Buatlah catatan semacam rangkuman tentang perjalanan kita di Alam Semesta ini sebagai bekal informasi untuk diri kita. Karena ada banyak sekali cara Tuhan berbicara kepada hambaNya, salah satunya lewat "Rasa".

Manusia di beri takdir-takdir tetapi manusia juga di beri pilihan-pilihan.

Nah 2024 ini, Rasa dan Pilihan apa yg ingin kamu ukir di sepanjang perjalanan tahun ini ?

SEMANGAT YA!

Pesan ini untuk kamu yg mulai terpanggil mengenal Diri atau sudah dalam perjalanan mengenal Diri Sendiri lebih dalam lagi:

1. Bersabarlah dalam prosesnya.

Mungkin saat ini kamu punya banyak sekali pertanyaan, punya banyak kebingungan, merasa terlambat, merasa tertinggal/semacamnya karena dunia tidak lagi seperti yg kamu pahami sebelumnya.

Hey sadarlah kembali, bahwa setiap orang punya proses pahamnya masing-masing dan kita tidak sedang berlomba dengan siapapun disini. Sadari, semua orang punya waktu tepat nya masing-masing dan berhenti lah membandingkan diri dengan oranglain.

2. Fokus.

Di masa ini fokusmu di latih untuk hanya hadir di masa kini dan saat ini. Semua orang berada di perjalanannya masing-masing, begitupun juga kamu. Sadari hal-hal yg berpotensi menjadi distraksi untuk dirimu sendiri. Pahami kapan waktunya melihat ke depan untuk cari inspirasi dan kapan waktunya melihat ke belakang untuk mensyukuri proses yg sudah kamu lewati.

3. Croscek lagi niat dan tujuannya.

Niat dan tujuan yg jernih itu penting karena ia salah satu jangkar kesadaran kita di perjalanan ini. Mengenal diri adalah proses sepanjang usia karena manusia makhluk dinamis dan ilmu di dunia ini silih berganti sesuai zamannya.

Selamat Datang di Perjalanan Self Healing ini, dimana perjalanan ini adalah perjalanan untuk mengenal diri kita sendiri dan hanya menghadapi diri kita sendiri.

Menghadapi:

Luka-luka nya
Label-label nya
Programming nya
Konsep-konsepnya
Ketidaksadaran nya
Ketidaknyamanan nya
Sisi gelapnya kita sendiri

Tapi semua ini adalah perjalanan yg worth it. Karena hanya dengan menghadapi gelap, kita bisa memahami makna dari terang…

KETIDAKSADARAN

Tidak semua orang sadar bahwa ia hanya sedang merespon luka, merespon persepsi, merespon emosi, merespon memori, merespon ilusi ketika di hadapkan dgn suatu "Perbedaan.

Tidak semua orang sadar bahwa cara setiap insan merespon sesuatu, juga bisa di kendarai oleh pengalaman, pengaruh lingkungan, pengaruh tiap elemen yg ada di dalam dirinya “seimbang/tidaknya”, pengaruh pergerakan tiap planet di langit, pengaruh fase belajar di tiap umurnya, pengaruh dari apa-apa yg ia izinkan masuk dan terserap ke dalam tiap lapis tubuhnya dari makanan, minuman, tontonan, pikiran, pendengaran, perasaan, kepercayaan, konsep, dsb.

Mengatakan hal ini tidak mudah. Memantik Ketidak Sadaran oranglain/pun aku sendiri. Sebenarnya bagus, bisa jadi bahan saling belajar Sadar antara penulis dan pembaca.

Tetapi, maukah kita duduk sebentar untuk memproses rasa yg tidak nyaman di dlm diri kita masing? Maukah kita saling berbagi sudut pandang dan pikiran yg terbuka dan perasaan yg lapang dada? Saling menjadi pengamat bagi cara berpikir & cara merasa nya kita masing-masing?

Mengosongkan diri, mengamati, menyadari, mengurai, mengolah, mengasah dan menjernihkan tiap konsep dan ilusi?

Bahkan lebur dari seluruh ilusi, emosi, ekspektasi. Tidak lagi berprasangka/berasumsi.

Maukah kita?

Karena bagiku, interaksi yg sehat bisa tumbuh ketika kita saling bekerja sama dgn diri sendiri dan sesama, dalam "merawat" dan memulihkan interaksi yg sakit.

Lagi-lagi,

Sehat bukanlah sebuah destinasi/tujuan lagi disini, tetapi ia adalah Perjalanan.

Maukah kita, berjalan bersama membangun interaksi yg sehat dan memberdayakan? Saling menutrisi jiwa raga dan lahir batinnya kita masing-masing?

Menjadi mekar dan membawa terang karena menjalani kontrak inkarnasi di Bumi kali ini dengan niat yg murni, dengan ketulusan hati, dengan amanah dan bertanggung jawab sesuai peran/Blueprint kita masing-masing? sebagai bentuk syukur atas kesempatan sekian kalinya lahir lagi.

Tidak mudah "merasa" ketika berbeda. Tidak mudah di kuasai emosi dan logika. Tetapi menguasai keduanya, memahami maknanya, cukup di sadari keberadaannya tanpa terkecoh dgn kehadirannya. Karena buah dari menyadari kehadirannya adalah menerima keberadaannya…🌳

GAPAPA

 Sangat gapapa jika :

1. Jika kita merasa lelah di perjalanan mengenal + memahami diri sendiri dan ga ingin ngapa-ngapain dulu.

2. Gapapa kalo kita cuma mau sendirian dulu dan fokus mendengarkan nafas kita aja.

3. Gapapa untuk istirahat yg lebih panjang dari biasanya, nangis sedikit lebih lama dari biasanya dan ga banyak makan seperti biasanya. “Selama di lakukan dan berkesadaran.

4. Gapapa untuk minta tolong kalau kita ngerasa memang butuh bantuan.

5. Gapapa untuk menjadi lebih jujur kepada diri kita sendiri dari sebelumnya.

6. Gapapa untuk mengungkapkan perasaan, kebutuhan, emosi dan isi kepala dgn cara yg baik & kepada seseorang yg tepat.

7. Gapapa untuk semua emosi yg hadir dan butuh validasi dari diri sendiri. Kita latihan untuk menerima kehadirannya sambil memprosesnya.

8. Gapapa kalo pernah gagal, trauma, takut, trust issues dan semua pengalaman mental illness lainnya di belakang (masa lalu) kita karena kita selalu punya kesempatan di detik ini untuk memproses, mencerna dan memahami pesan tersiratNya selama kita mau open mind sama diri kita sendiri.

We are Human

Selama tidak untuk bersembunyi dan beralasan di balik kata "Human” tadi.

LOVE YOURSELF

Cinta tidak bisa dipaksakan. Contoh yang paling sederhana adalah kamu bebas memilih untuk mencintai dirimu sendiri atau tidak sama sekali. T...