Semua manusia dalam hidupmu akan pergi, entah karena waktu, takdir atau kamu yang sudah tak lagi berarti untuk mereka, maka belajar kuat diatas kaki sendiri itu perlu..
Aku sempat kehilangan akal sehat, semoga kita semua dianugerahkan pemahaman tentang rasa syukur dan malu, diampuni segala sesalnya dan tidak dibiarkan untuk merasakan kepedihan serta luka yang mendalam..
Jangan merasa paling tersakiti, kadang kamu juga luka bagi orang lain dan itu mungkin adalah balasan atas segala kesalahan kamu..
Jangan menyalahkan orang lain, jangan mengungkit pengorbanan, jangan melibatkan orang lain dalam masalahmu dan jangan mempengaruhi orang lain untuk ambisimu semata..
Berpuasa lebih dari 13 jam dan kenyang hanya dalam hitungan menit adalah contoh nyata betapa singkatnya kenikmatan duniawi..
Entah baju baru atau kain kafan yang akan lebih dulu aku kenakan, jika maut yang lebih dulu menjemputku, maafkan segala khilaf dan salahku, dan tutup semua aibku yang kamu tahu wahai sahabat-sahabatku..
Jika suatu saat, ada siapapun yang bercerita tentang buruknya diriku, dengarkan saja.. mau percaya pun silahkan, karena aku tak pernah mengaku diriku ini orang baik..
Benar, aku ini memang sesat, maka dari itu aku diwajibkan agar selalu membaca “Tunjukkanlah aku jalan yang lurus” setiap hari sebanyak 17x dalam sehari.
Sering aku malu dengan isi postinganku sendiri, seolah-olah diriku ini seorang ahli agama, padahal aku hanyalah seorang pendosa yang sedang berjuang memperbaiki diri, aku bersyukur Allah menutupi aibku, dibalik itu semua ada imanku yang masih naik turun.. aku hanya mencoba mengingatkan terlepas dari siapakah diriku sebenarnya..
Dan pada akhirnya semua manusia akan “Pulang” dimana senyum bahagia dan air mata derita akan terlepas... yang ada hanyalah keikhlasan untuk rela meninggalkan kefanaan menuju keabadian (Rumah yang sesungguhnya) tempat kita berasal.
"Tempatmu di sini. Selamat datang di rumah."
"Selamat datang. Masuklah dengan hati yang gembira.”
Tidak ada komentar:
Posting Komentar